Sabtu, 25 Oktober 2008

dia adalah seorang frater bukan ...

kejadian singkat aja yang terjadi waktu sebelum pelajaran bina iman dimulai.
kejadian sepele tapi membuat gw MALU SEMUMUR HIDUP!
begini ceritanya..

alkisah pada hari Jumat, 24 Oktober 2008 di sebutkanlah bahwa pada siang hari jam 14.00-15.30 akan ada bina iman.
tetapi karena sesuatu hal dan itu adalah kita harus kumpul untuk acara clean up the world yang akan diadakan pada hari minggu, 26 oktober 2008, maka kami tidak sempat membeli makanan.
tetapi pada akhirnya saya, sely dan jeanne, tetap memaksakan diri untuk membeli makanan. akhir kata, kami bertiga membeli nasi gorem tomyam di kantin tengah.
saat kita naik dan sampai di kelas, dari luar kita melihat bahwa ada perubahan.
frater yang mengajar kita selama ini yaitu FRATER ALBERT yang berasal dari flores, pada hari itu berhalangan hadir dan digantikan oleh seorang frater bernama FRATER INDRA.
yang perlu diketahui adalah ciri2 frater indra adalah berbadan tinnggi, berkulit putih, bermata sipit dan tentu saja dia adalah keturunan tionghoa! (bukan bermaksud rasis loh)
disinilah kejadian tak terlupakan tersebut terjadi.
saat kita melihat dari kaca luar kelas, kita melihat bahwa kita datang agak sedikit telat, ternyata frater indra udah dateng duluan. kita pikir, kita salah kelas karna fraternya beda.
lalu kita bertiga ketok pintu dan masuk satu persatu mulai dari sely, lalu gw, lalu jen.
pas gw masuk, terjadilah suatu percakapan kecil.

kita bertiga : tok tok tok (mengetuk pintu)
sely : (masuk) permisi
erika : PERMISI, KO..
jeanne : permisi.. (sambil dalam hati berkata : erika bego banget lo! dia frater! bukan koko atapun engko!)
erika : (sejenak terdiam dan menyadari kebodohannya) aduh aduh maaf frater.
frater : ..... (tidak berkata apa2 dan bertampang matex)
erika : (dongkol banget!)

semenjak saat itulah erika merasa bersalah. saat pelajaran pun setiap kali mau manggil itu frater selalu hampir keceplosan manggil engko. gw gak tau sih frater Indra denger yang gw omong apa gak. (tapi sih kayaknya denger soalnya suara gw gede).
frater Indra, dimanapun engkau berada, maafkannlah diriku.. :(

Tidak ada komentar: